Wednesday, March 28, 2018

It Has Always Been You (Years, #3)

Akhirnya saya update juga. 

Saya ingin share tulisan baru saya di wattpad yang berjudul It Has Always Been You. Cerita itu masih belum tamat dan akan saya update setiap hari Rabu. Berikut link-nya.

https://www.wattpad.com/myworks/135616257-it-has-always-been-you-years,-3

Sebenarnya cerita ini masuk ke dalam seri Years saya. Karena saya suka tema romance yang ada bagian bertemu kembali setelah berpisah lama, jadi saya gabung saja dalam satu seri. Tokoh-tokoh novel sebelumnya memang akan muncul di cerita ini. Tapi, setiap cerita bisa dinikmati secara terpisah.

Buat saya, It Has Always Been You adalah salah satu cerita yang paling suka saya tulis. Kenapa? Karena tokoh utamanya yang bernama Elsa sangat kesepian dan sendirian. Saya selalu suka tokoh seperti itu. Kayaknya saya paling banyak menangis dalam menulis tokoh satu ini. Selain itu, saya sangat suka dengan cowoknya. Nathan memiliki banyak kekurangan dan sangat normal sehingga saya sedikit banyak bisa relate dengan tokoh ini. Tapi tentu saja tidak cuma sampai di situ. Nathan punya hati yang sangat baik. Saya rasa hanya dia saja yang bisa menembus dinding pertahanan Elsa dengan sikap gigihnya yang kadang-kadang cukup annoying.

Anyway, saya harap ceritanya bisa menghibur. 

Saturday, December 16, 2017

Among the Chaos Teaser

Sambil menunggu Among the Chaos terbit, saya memposting teaser di wattpad saya.

Bisa dilihat di sini --> https://www.wattpad.com/508209843-among-the-chaos-achlodia-2-prolog

Cheers!

Saturday, December 9, 2017

Lanjutan Seri Achlodia: Among the Chaos

Sebelumnya saya minta maaf karena terlambat meng-update blog ini. Ada beberapa orang yang sudah bertanya kapan buku lanjutan dari Beyond the Wall akan terbit dan saya belum menjawabnya. Memang, saya sudah post cover bukunya di instagram. Yah, sebenarnya sih cuma posting cover yang dikasih sama penerbit. Kebetulan saya sedang sangat sibuk dan tidak fokus. Bahkan sampai tidak bisa bikin pengumuman tentang buku sendiri.

Oke, saya akan langsung menunjukkan cover buku kedua dari seri Achlodia. Judulnya: Among the Chaos.


Apa sih arti dari covernya? Sebenarnya itu Kota Gyldredd di Kerajaan Pavenus. Keren juga sih. Hmm... Salut buat yang desain covernya: Marko Nugraha. Memang agak seperti Jepang, tapi saya suka. I love Japan anyway. Dan memang di bayangan saya Gyldredd mirip seperti kota-kota kuno di negara itu.

Kapan terbit? Yang pasti bulan ini. Saya belum tahu pasti kapan beredar di toko bukunya karena saya belum sempat tanya. Iya, orang sok sibuk ini memang parah. Maaf.

Semoga semua pembaca yang menunggu akan puas dengan buku ini. Buat saya, seri Achlodia sudah seperti dunia kedua saya. Saya merasa sudah berteman dekat dengan seluruh tokoh di dalamnya. My precious, kalau kata si Golum di Lord of the Ring.

Thursday, March 30, 2017

Preview Novel

Bagi yang penasaran dengan isi novel I Find It in Your Eyes, Silent Melody, dan Beyond the Wall, saya membocorkan bab 1 dari tiap novel tersebut di Wattpad. Kebetulan saya baru buka account Wattpad saya itu yang sudah lama berjamur.

Berikut link-nya: https://www.wattpad.com/user/sabrinazee


Friday, February 3, 2017

Achlodia Trivia: Edelstein National School

Lake Forest College, Chicago


Jadi, saya menemukan foto ini di internet. Bangunan ini bernama Lake Forest College yang terletak dekat Danau Michigan di Chicago. Kerennya, sekolah ini terletak di dekat laut. Asyik sangat.

Nah, entah kenapa foto ini mengingatkan saya pada Edelstein National School di buku Beyond the Wall. Beneran hampir mirip dengan bayangan saya, hehe...

"Dibangun tahun 1887, Edelstein National School merupakan salah satu sekolah tertua di negara itu. Bangunan megahnya terbuat dari batu bata sehingga membuat sekolah itu tampak seperti raksasa berwarna oranye dari kejauhan. Atapnya dibuat tinggi dan lebar menyaingi atap bertanda salib milik gereja yang terletak di sebelahnya."  -Beyond the Wall hlm. 28

Edelstein National School adalah tempat Anna, Mark, Lucy, Maya, Indra, dan Cherry bersekolah. Dean juga pernah bersekolah di sini. Dan saya juga berharap belajar di sekolah itu, karena sekolah saya dulu bangunannya nggak bagus. Eaaaa...

Sunday, May 8, 2016

Beyond the Wall

Sepertinya blog ini baru saya update kalau ada buku baru saya yang diterbitkan. Maafkan saya, blog...

Jadi, buku baru saya yang terbit kali ini bertema fantasi. Aneh kan? Kok saya bisa nyasar nulis fantasi? Sebenarnya sih karena beberapa tahun belakangan ini saya kebanyakan baca buku fantasi. Akhirnya kepincut juga pengen nulis cerita fantasi.


The Wall sudah menyegel lahan Negara Maronca sejak ratusan tahun yang lalu. Anna sudah terbiasa melihat dinding sihir itu dari sebelah rumahnya. Sampai suatu hari... ia dengan tanpa sengaja memasuki dunia di balik The Wall, dunia berbeda yang penuh sihir.

Di sisi lain, kerajaan kuno yang memerintah kehidupan di dalam The Wall sedang menghadapi krisis. Mereka yang ingin merebut kekuasaan mulai menunjukkan kelicikan dan kepandaian masing-masing. Karena putra mahkota kerajaan tidak bisa diandalkan, Putri Iris terpaksa maju sebagai penyusun rencana. Tapi ia punya agenda sendiri dalam politik pemerintahan dan ia membutuhkan seorang mata-mata rahasia yang dikabarkan tinggal di tempat tersembunyi.

Lalu seorang pengembara datang dari negeri terjauh. Dia mengaku bernama Rev. Anehnya, dia langsung setuju membantu membebaskan tahanan kerajaan, sekalipun itu berarti ia melanggar hukum.

Saat perang muncul ke permukaan, tidak ada seorang pun yang siap menghadapinya.

Cover-nya melambangkan The Wall yang ada di buku ini The Wall sendiri merupakan batas penjara sihir yang tidak bisa dimasuki. Boleh dibilang cover-nya cukup mewakili cerita utamanya. Warnanya juga tipe saya banget. Hijau kelam gitu.

Seperti kebiasaan saya selama ini, saya selalu menulis cerita yang tokohnya banyak. Jujur, saya juga tidak menyangka ceritanya bakal jadi panjang dan rumit. Sebenarnya buku ini bakal ada lanjutannya, tapi tidak tahu bisa diterbitkan atau tidak. Haha...

Ayo, dibaca! Semoga isinya bisa menghibur dan bikin penasaran. :D

TRIVIA

1.   Seri buku ini bernama Achlodia, diambil dari nama bunga dalam cerita ini.
2.   Ide ceritanya muncul saat saya sedang menonton Elizabeth: The Golden Age.
3.   Saya menulis buku ini tanpa kerangka cerita, hanya mengalir apa adanya tanpa rencana. Saya baru mulai menyusun idenya secara rinci setelah selesai menulis setengahnya.
4.   Salah satu tokoh utama yang meninggal di buku ini ditambahkan setelah seluruh ide buku pertama ini selesai. Alasannya karena saya merasa ceritanya kurang sedih. Jadi, tokoh itu memang diciptakan hanya untuk mati dan saya menangis sewaktu menulis adegan kematiannya. Tidak tega dan saya mulai suka dengan tokoh itu. #memangsayakejam
5.   Negara Maronca memiliki unsur gabungan dari negara-negara yang pernah saya tinggali: Indonesia, Singapura, dan Australia. Masyarakatnya berbicara bahasa Indonesia sekalipun bahasa nasionalnya adalah bahasa Maronca, seperti orang Singapura yang menggunakan bahasa Inggris sekalipun bahasa nasionalnya adalah bahasa Melayu. Selain itu, setting Kota Edelstein di bayangan saya mirip dengan Kota Melbourne.